YOK NYAWER: “Manten Pari Membongkar Cara Pandang” – Ujian Kelayakan S2 Agil Pramudya Wardana

PPSISISKASelasa, 1 Juli 2025 – Hari ini pukul 14.00 WIB, Agil Pramudya Wardana, mahasiswa Program Studi Penciptaan Karya Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, melaksanakan ujian kelayakan tesis dengan judul YOK NYAWER: “Manten Pari Membongkar Cara Pandang”. Ujian ini berlangsung di ruang sidang Pascasarjana ISI Surakarta.

Ujian diselenggarakan di bawah pengawasan tim dewan penguji yang terdiri dari:

  • Prof. Dr. Dra. Sunarmi, M.Hum sebagai Ketua Penguji,
  • Dr. Dr. Eko Supriyanto, S.Sn., M.F.A sebagai Penguji 1,
  • Dr. Matheus Wasi Bantolo, S.Sn., M.Sn sebagai Penguji 2 sekaligus dosen pembimbing.

Tesis ini mengangkat tradisi Manten Pari, yaitu ritual syukur panen padi yang hampir punah di Desa Selokromo, Wonosobo. Dengan pendekatan partisipatif dan performatif, Agil menghadirkan karya seni yang tidak hanya melibatkan warga sebagai pelaku, tetapi juga membongkar ulang makna saweran dalam konteks kekinian.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengajak masyarakat memahami kembali nilai-nilai tradisi yang kerap disalahpahami, serta menawarkan cara pandang baru bahwa saweran bukan semata-mata transaksi uang, melainkan wujud penghargaan terhadap seni, alam, dan relasi sosial.

Karya ini menggunakan metode penciptaan Re-visiting, Re- interpreting, dan Re-questioning dalam prosesnya, dengan eksplorasi berbagai bentuk kesenian lokal seperti lengger, daeng, rodad, dan jaranan sebagai bagian dari struktur pertunjukan.

Ujian berlangsung lancar dan menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa pascasarjana ISI Surakarta dalam melestarikan dan merelevansikan kembali tradisi budaya lokal melalui praktik seni.