NGALANG – Ujian Kelayakan S2 PUTRI NOVALITA NIM. 212111023

Pascasarjana menyelengarakan ujian Kelayakan Karya Seni Program Magister pada tanggal 10 Juni 2025 atas nama PUTRI NOVALITA NIM. 212111023 dengan judul tesis : NGALANG

Berikut ini tim Pengujinya:
Ketua Penguji : Dr. Zulkarnain Mistortoify, M.Hum
Pembimbing : Dr. Dr. Eko Supriyanto, S.Sn., M.F.A
Penguji : Dr. Daryono, S.Kar., M.Hum

Menurut Putri, karya “Ngalang” merupakan sebuah interpretasi kehidupan masyarakat Kalang diwujudkan melalui elemen ruang yang menyoroti pohon jati dan kain berbentuk labirin, merefleksikan keterhubungan mereka dengan hutan jati serta simbol perjalanan dan pencarian dalam hidup menggunakan konsep hermeneutika. Dalam perspektif hermeneutika kritis Jurgen Habermas, interpretasi tidak hanya memahami makna historis tradisi, tetapi juga membuka ruang bagi pembacaan ulang yang reflektif dan kritis dalam konteks kekinian. Visualisasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman spasial yang merepresentasikan pemahaman pengkarya tentang karakteristik atau pengalaman kolektif masyarakat Kalang.

Ritual Kalang Obong bisa menjadi dasar penciptaan makna baru yang mencerminkan pluralitas identitas budaya saat ini. Memberi ruang bagi tafsir baru atas tradisi Kalang bukan hanya penting secara budaya. Dengan cara ini, nilai-nilai dalam Kalang Obong dapat ditransformasikan menjadi simbol yang lebih inklusif, tetap berakar pada identitas lokal, dan terus diperbarui melalui dialog kritis dalam ruang publik.

Metode dalam penciptaan karya ini menggunakan prinsip Re-Visiting, Re-Questioning, Re-Interpretating. Proses penciptaan dimulai dari Konsep Penciptaan Karya, Langkah Penciptaan, dan Proses Penggarapan. Pertunjukan karya Tugas Akhir “Ngalang” diselenggarakan di area pepohonan depan gedung Galeri Kampus 2 ISI Surakarta. Lokasi ini secara khusus dipilih oleh pengkarya karena terdapat pohon jati. Karya “Ngalang” menjadi media pelestarian budaya yang dirancang untuk dinikmati dan diinterpretasi bebas, menghadirkan refleksi personal dan edukasi tentang spiritualitas, nilai hidup, dan kearifan lokal orang Kalang. Dengan pendekatan visual dan performatif, karya ini menegaskan kontribusi mereka dalam budaya Jawa.