Gerak dan Karakter Topeng Klana dalam Wayang Topeng Malang Versi Jatiguwi – Ujian Proposal S2 Ahmad Yusuf

PPS-ISI-SKA – Program Pascasarjana Program Magister Seni, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, menyelenggarakan Ujian Proposal Penelitian bagi mahasiswa Ahmad Yusuf (NIM 242111013). Ujian tersebut dilaksanakan pada Senin, 22 Desember 2025, pukul 13.00- 15.00 WIB di ruang Sidang Atas Pascasarjana dengan menghadirkan tim penguji yang terdiri dari Dr. Aries Budi Marwanto, S.Sn., M.Sn. sebagai Ketua Penguji , Prof. Dr. Drs. RM Pramutomo, M.Hum, sebagai Penguji dan Dr. Slamet, M.Hum, bertindak sebagai Pembimbing.

Penelitian yang diangkat oleh Ahmad Yusuf berjudul “Gerak dan Karakter Topeng Klana dalam Wayang Topeng Malang Versi Jatiguwi.” Kajian ini berfokus pada tokoh Klana, figur sentral dalam lakon Wayang Topeng Malang yang berkembang di Desa Jatiguwi, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang. Tokoh Klana dikenal sebagai raja dari negeri seberang yang berwatak ambisius dan memiliki karakter gerak serta ekspresi khas, menjadikannya pusat dramatik dalam pertunjukan.

Dalam latar belakangnya, peneliti menjelaskan bahwa Wayang Topeng Malang merupakan bentuk drama tari yang mengambil kisah dari epos Panji, dengan para penarinya mengenakan topeng sesuai tokoh yang diperankan serta diiringi narasi dalang. Melalui penelitian ini, Ahmad Yusuf bertujuan mendeskripsikan bentuk tari Topeng Klana Jatiguwi serta menguraikan gerak dan karakter tokohnya secara mendalam.

Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian diolah melalui proses pencatatan, transkripsi, dan analisis untuk menghasilkan deskripsi menyeluruh tentang struktur gerak dan karakter Klana.

Melalui studinya, Ahmad Yusuf berharap dapat memberikan kontribusi penting dalam upaya pendokumentasian dan pelestarian budaya lokal, serta menambah literatur akademik dalam bidang tari dan seni pertunjukan tradisional. Penelitian ini juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi penari, pelatih, peneliti, dan pelestari budaya yang ingin memahami lebih dalam karakter tokoh Klana dalam konteks Wayang Topeng Malang versi Jatiguwi.