Estetika Interaksional Pengendang Dan Penari Sunda Dalam Tari Pergaulan – Ujian Proposal S3 Riky Oktriyadi
Nama : Riky Oktriyadi
Nim : 243121005
Program Studi : Pascasarjana
Hari/Tanggal : Senin/ 19 Januari 2026
Lokasi Ujian : Ruang sidang atas Pascasarjana
Judul Disertasi : Estetika Interaksional Pengendang Dan Penari Sunda
Dalam Tari Pergaulan
Tim Penguji : 1. Dr. Dr. Eko Supriyanto, S.Sn., M.F.A
2. Dr. Aries Budi Marwanto, S.Sn., M.Sn
3. Prof. Dr. Suyoto, S.Kar., M.Hum
4. Dr. Aton Rustandi Mulyana, S.Sn., M.Sn
5. Prof. Dr. I Nyoman Sukerna, S.Kar., M.Hum
6. Prof. Dr. RM Pramutomo, MHum
7. Dr. Lili Suparli, M.Sn
Proposal disertasi yang berjudul Estetika Interaksional Pengendang dan Penari Sunda Dalam Tari Pergaulan telah diujikan pada hari senin tanggal 19 Januari 2026 di ruang sidang atas gedung pascasarjana ISI Surakarta. Yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu terjadinya fenomena interaksi dalam tari pergaulan dimana seorang pengendang harus mampu beradaptasi memiliki respon cepat dalam memenuhi kebutuhan gerak tari melalui interaksi yang bersifat verbal maupun non verbal. Adapun teori yang mendukung dalam disertasi ini yaitu dengan mengunakan paradigma fenomenologi yang didukung oleh disiplin ilmu Etnomusikologi dan antropologi pertunjukan, sehingga estetika interaksional muncul diruang perjumpaan dari keduanya.
Tujuan penelitian ini yaitu mendeskripsikan peristiwa performatif dalam tari pergaulan sebagai bagian dari seni pertunjukan tari Sunda. Peristiwa performatif bukan hanya tontonan, melainkan dibaliknya terkandung konflik antara pengetahuan musikal, koreografi, maupun estetikanya. Adapun manfaatnya yaitu penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kajian seni pertunjukan, khususnya terkait interaksi dalam konteks karawitan tari Sunda.
Metode penelitian yang dilakukan yaitu melalui strategi penelitian, Teknik pengumpulan data, dan Teknik analisis data. Strategi penelitian dilakukan melalui penelitian kualitatif intepretatif, etnografi pertunjukan dengan orientasi fenomenologi, Practice-base/practice led research. Kemudian Teknik pengumpulan data dilakukan melalui obervasi parisipan, deskripsi fenomenologis, wawancara reflektif, dan dokumentasi audiovisual kontekstual. Selanjutnya teknis analisis data dilakukan dengan cara analisis interaksional, analisis fenomenologi tematik, dan analisis kultural kontekstual. Adapun Lokasi yang akan dijadikan tempat penelitian yaitu di Bandung, Sumedang, Subang, Karawang, dan Ciamis bagian Selatan, Dimana tempat-tempat tersebut merupakan tempat tumbuh dan berkembangnya tari pergaulan, seperti bajidoran tayub, dan bangreng.