Identitas Film Panginyongan: Studi Gaya Penyutradaraan dan Aspek Sosial-Budaya – Ujian Kelayakan S3 Ferdinanda
Program Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyelenggarakan Ujian Kelayakan Disertasi Program Doktor Seni atas nama Ferdinanda (NIM: 210121002) pada 9 Desember 2025. Ujian kelayakan ini dilaksanakan secara tertutup sebagai tahapan akademik untuk menilai kesiapan konseptual, metodologis, dan kontribusi ilmiah penelitian disertasi sebelum memasuki tahap penelitian lanjutan.
Ujian kelayakan tersebut dilaksanakan di hadapan dewan penguji yang terdiri atas Prof. Dr. Drs. Guntur, M.Hum selaku Promotor; Dr. Ranang Agung Sugihartono, S.Pd., M.Sn selaku Ko-Promotor; serta para penguji Dr. Eko Supriyanto, S.Sn., M.F.A.; Dr. Aries Budi Marwanto, M.Sn; Dr. Handriyotopo, M.Sn; Dr. Achmad Sultoni, M.Pd; dan Tito Imanda, Ph.D. Seluruh penguji memberikan masukan akademik sebagai penguatan terhadap substansi penelitian yang diajukan.
Disertasi yang diujikan berjudul “Identitas Film Panginyongan: Studi Gaya Penyutradaraan dan Aspek Sosial-Budaya”, yang mengkaji film pendek di wilayah Banyumas Raya sebagai medium representasi budaya lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis struktur naratif–sinematik film, gaya penyutradaraan, serta aspek sosial-budaya yang membentuk identitas film Panginyongan. Melalui penggunaan metode kualitatif dengan pendekatan Etnografi dan analisis teks film, penelitian ini menunjukkan bahwa film Panginyongan merepresentasikan realisme lokal, nilai egaliter, penggunaan bahasa Ngapak, serta estetika hibrid antara tradisi lokal dan budaya digital.
