UNEN : Interpretasi Kreatif pada Tradisi Mamaca Madura – Ujian Tugas Akhir Karya S2 Seni Shafira Onky Parasmita

Ujian Tugas Akhir Tesis Karya Seni
Sdr. Shafira Onky Parasmita (232111029)
Tanggal : 31 Agustus 2025
Waktu : 19.00 – 21.00 WIB
Tempat : Kedai Semoga Sukses Surabaya
Judul : UNEN : Interpertasi Kreatif Pada Seni Mamaca Madura
Minat : Penciptaan Musik
Para Penguji :
Dr. Handriyotopo, S.Sn.,M.Sn. (Ketua Penguji)
Dr. Aris Stiawan,S.Sn.,M.Sn.
(Penguji)
Dr. Zulkarnain Mistortoify, M.Hum.
(Pembimbing)

UNEN”:
Interpretasi Kreatif pada Tradisi Mamaca Madura”
 
Sebuah karya musik tradisi eksperimental yang berpijak dariTradisi Mamaca Madura yang mana Mamaca adalah sebuahbentuk kesenian vokal yang hidup hingga saat ini denganstruktur penyajiannya terdapat dua peran utama yaitu Pamaos(penyanyi) dan Paneghes (penerjemah). Materi vokalnya berasaldari tembang-tembang Mamaca, Macapat, Mocoan. Bentukkarya ini didominasi oleh vokal baik perorangan maupun group yang diiringi oleh musik gabungan dari musik tradisi dan barat. Karya berdurasi ±45 menit dibagi menjadi tiga bagian, bagianpertama menyajikan kesenian Mamaca disajikan secara original dengan diberi sentuhan tiupan suling dan gesekan biola sebagaibumbu yang memberikan gambaran bahwa karya selanjutnyaakan mengarah pada pengembangan dari vokal Mamaca original ini. Bagian kedua berupa interpretasi terhadap Mamaca yang diawali dialog multi bahasa dan diawali oleh vokal Madura yang kemudian berkembang menjadi bahan dialog dan nyanyian yang menggunakan berbagai bahasa dan genre yang disajikanlayaknya sebuah dialog pada satu meja dengan hanya diiringisuling saja. Sajian ini sangat segar dan terasa benang merahnyaantara bagian satu dan dua yang mana titik utama bagian keduaini tetap mengacu struktur Mamaca yaitu penyanyi danpenerjemah.  Memasuki bagian ketiga adalah puncak dari karya“Unen” ini. Pada bagian ketiga ini berupa perpaduan meriah darielemen-elemen bagian kedua dengan penerjemah yang bersahutan, kemudian diiringi oleh alat musik barat yang menciptakan suasana kekinian, popular sehingga dari Mamacaoriginal berubah menjadi mamaca dalam tafsir kontemporeryang menampilkan petunjukan multi genre. Perspektifkontemporer ini penting sebagai salah satu tawaran kreativitasuntuk menyajian tafsir lain dari seni tradisi menjadi populerdengan tidak meninggalkan akar budaya yang menjadi pijakan.