Rahasia Bapak – Ujian Kelayakan S2 I Putu Rai Dhira Aditya

PPSISISKA – Program Magister Penciptaan Seni Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta kembali menguji kelayakan dari sebuah karya pertunjukan penuh makna dari I Putu Rai Dhira Aditya berjudul “Rahasia Bapak” yang diselenggarakan pada tanggal 2 Juli 2025 dengan menghadirkan tim penguji : Prof. Dr. Dra. Sunarmi, M.Hum (Ketua Dewan Penguji), Dr. Dr. Eko Supriyanto, S.Sn., M.F.A (Pembimbing) dan Dr. Daryono, S.Kar., M.Hum (Penguji).

Karya ini bukan sekadar sebuah pencapaian akademik, melainkan refleksi mendalam tentang hubungan ayah dan anak, kepedulian terhadap alam, serta transformasi sosial melalui pendekatan artistik berbasis budaya Bali.
Lahir dari pengalaman personal pengkarya bersama sang ayah, I Nyoman Kariasa – seorang tokoh yang dengan tangan dan hatinya mengubah lokasi pembuangan sampah menjadi objek wisata ekologis Aan Secret Waterfall di Desa Aan, Bali – karya ini merefleksikan perjalanan hubungan, kepedulian, keteladanan, serta nilai-nilai pengabdian yang menembus batas ruang domestik menjadi kontribusi sosial dan ekologis.

Melalui pendekatan koreografis site-specific, karya ini mengangkat tema ekologi, keikhlasan, dan evolusi peran seorang Bapak. “Rahasia Bapak” tidak hanya menyuguhkan keindahan visual, tetapi juga menyampaikan pesan kuat tentang pentingnya kepedulian terhadap relasi harmonis antara manusia, alam, dan spiritualitas sebagaimana diajarkan dalam falsafah Tri Hita Karana.
Pengkarya menggabungkan elemen-elemen arsip keluarga, nyanyian anak-anak Bali (Tembang Rare), narasi lisan, hingga interaksi langsung antara Bapak dan anak dalam format pertunjukan partisipatif yang menyentuh. Ia juga mengaitkan pengamatannya dengan wacana ekofeminisme, menunjukkan bahwa kepedulian bukan sekadar tindakan, melainkan sikap etis dan kolektif yang mengakar dalam kebudayaan lokal.


“Rahasia Bapak” mengeksplorasi kegiatan yang hadir di lingkungan rumah pengkarya, dengan mengadopsi keseharian masyarakat Bali, ekplorasi tubuh dan vocal pada bagian warung, serta pengolahan interaksi baik fisik maupun non fisik yang terjadi di Aan Secret Waterfall. Berikutnya material tersebut yang diolah dan ditata ke dalam beberapa bagian.


“Melalui karya ini, saya ingin menunjukkan bahwa relasi anak dan Bapak bisa menjadi pintu menuju kesadaran yang lebih luas termasuk tentang alam, komunitas, dan cara kita hidup bersama,” ungkap pengkarya. Karya “Rahasia Bapak” juga menjadi ruang reflektif tentang bagaimana peran ayah berkembang secara fleksibel dalam masyarakat modern, tidak hanya sebagai penyokong ekonomi, tetapi sebagai sosok emosional, pendidik, bahkan teman dan penjaga ruang spiritual. Pertunjukan ini adalah bagian dari syarat penyelesaian studi magister pengkarya di ISI Surakarta dan akan dipentaskan secara terbuka kepada masyarakat sebagai bagian daritanggung jawab sosial seorang seniman dan akademisi.
Untuk informasi lebih lanjut dan jadwal pertunjukan, silakan hubungi: putudhira010401@gmail.com