Profil

Pendahuluan

Kemajuan zaman, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perluasan pergaulan bangsa mendorong dan menantang terhadap perkembangan kehidupan kesenian yang menjadikan sosok, fungsi, dan sifatnya semakin multidimensional dan multikultural. Batas antara dunia seni, ilmu pengetahuan, dan sistem kepercayaan menjadi semakin maya. Mereka saling membutuhkan, mempengaruhi, dan melengkapi. Fenomena yang sangat signifikan akhir-akhir ini adalah begitu besarnya pengaruh iptek terhadap perkembangan dunia ilmu dan kekaryaan seni, baik dalam kajian ilmiah, kreativitas penciptaan, penyajian, maupun penyebaran kesenian.

Indonesia masih sangat ketinggalan dalam mensinergikan dunia iptek dengan dunia kesenian, salah satu contohnya adalah bagaimana mendekati kesenian dengan menggunakan perabot ilmu pengetahuan untuk dapat menghasilkan informasi yang benar dan baik, sehingga mudah diperoleh dan diakses oleh masyarakat luas. Hal yang demikian sangat diharapkan agar dapat meningkatkan daya apresiasi masyarakat terhadap kesenian, selain untuk menganalisis berbagai fenomena lingkungan dan/atau zaman. Analisis yang akurat, komprehensip, dan tajam akan dapat membantu berbagai pihak, terutama yang berkarya, bertindak dan mensikapi kesenian secara wajar, dan pada gilirannya diharapkan mampu mendorong kehidupan kesenian menjadi lebih baik dan bermakna bagi kehidupan manusia.

ISI Surakarta sebagai lembaga pendidikan sekaligus laboratorium kesenian memiliki komitmen untuk berperan dalam kegiatan kreatif dan ilmiah ini dengan menyelenggarakan pendidikan kesenian jenjang Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3) dengan membuka Program Studi Penciptaan dan Pengkajian Seni.

Tujuan Pendidikan

Minat Penciptaan Seni : menghasilkan lulusan yang mampu berkarya seni yang dipertanggungjawabkan secara akademik, etik, dan estetik; serta memiliki integritas yang tinggi terhadap budaya bangsanya.

Minat Pengkajian Seni : menghasilkan lulusan yang mampu menghasilkan karya penelitian/kajian seperti analisis kritis, teori, ataupun metodologi seni yang dipertanggungjawabkan secara akademik; dan memiliki integritas yang tinggi terhadap budaya bangsanya.

Prasarana dan Sarana Penunjang

Prasarana yang dimiliki oleh program studi cukup memadai dan dikelola dan dimanfaatkan berdasarkan azas efektif dan efisien, serta dirawat secara baik. Rencana pengembangan tentang prasarana yang diperlukan didasarkan atas analisis kebutuhan dan dituangkan dalam perencanaan tahunan melalui Renstra lembaga.

Sarana yang dimiliki oleh unit pengelola program studi cukup memadahi dan dikelola dan dimanfaatkan berdasarkan azas efektif dan efisien, serta dirawat secara baik. Rencana pengembangan tentang sarana yang diperlukan didasarkan atas analisis kebutuhan dan dituangkan dalam perencanaan tahunan melalui Renstra lembaga.

Memiliki gedung khusus berlantai 3 (tiga), tersedia 7 ruang kuliah ber AC dan dilengkapi sarana multimedia. Tersedia studio alam yang cukup luas. Tersedia 2 laboratorium seni pertunjukan berstandar profesional. Tersedia 1 perpustakaan khusus Pacasarjana dengan koleksi buku teks sejumlah 1788 judul, jurnal ilmiah terakreditasi 3 judul, Disertasi sejumlah 10 judul, Tesis sejumlah 210 judul, Prosiding sejumlah 3 judul. Koleksi audio/audio visual, serta perpustakaan institusi dengan koleksi buku sejumlah 20.877 judul dan koleksi audio/audio visual sejumlah 1712 keping. Tersedia 8 komputer untuk kepentingan administrasi, perpustakaan penerbitan buku dan jurnal, serta editing. Tersedia pula sarana transportasi yang cukup.

Akreditasi BAN-PT

Program Studi Magister (S2) Penciptaan dan Pengkajian Seni ISI Surakarta yang didirikan berdasarkan SK Dikti Nomor 71/DIKTI/KEP/2003, dan saat ini telah mendapatkan Akreditasi A oleh BAN-PT Nomor 007/BAN-PT/AK-6/S2/VIII/2008 untuk Penciptaan Seni, Nomor 002/BAN-PT/AK-6/S2/VIII/2008 untuk Pengkajian Seni.